🌴 BaliExpertGuide
Berita // Hospitality & Openings

Pembaruan Perkotaan which Menyenangkan Sedang Berlangsung di Pusat Kota Denpasar, Bali

RadarBali melaporkan bahwa the government Kota Denpasar secara resmi telah meluncurkan program pembangunan kembali which signifikan untuk merevitalisasi pusat kota Ibu Kota Provinsi Bali —atau secara resmi dikenal sebagai “kilometer nol” – untuk tahun anggaran 2026. Pembaruan perkotaan which ambisius ini...

L
Oleh Luh Putu Dian
Island Living & Banjar Affairs Reporter
5 menit membaca
Pembaruan Perkotaan which Menyenangkan Sedang Berlangsung di Pusat Kota Denpasar, Bali
Editorial travel photography curated by Bali Expert Guide.

RadarBali melaporkan bahwa the government Kota Denpasar secara resmi telah meluncurkan program pembangunan kembali which signifikan untuk merevitalisasi pusat kota Ibu Kota Provinsi Bali —atau secara resmi dikenal sebagai “kilometer nol” – untuk tahun anggaran 2026. Program pembaruan kota which ambisius ini akan mengubah penampilan kota, meningkatkan fasilitas umum, merevitalisasi perekonomian lokal, and meningkatkan ekosistem pariwisata warisan budaya kota.

Perkembangan Utama & Konteks Pulau

​Pengerjaan Proyek Pembangunan Kembali Pusat Kota Denpasar (DCCRP) dimulai pada 08 Juli 2026, dengan target konstruksi selesai pada 18 Desember 2026. the government Kota Denpasar mengalokasikan total anggaran sebesar Rp 79,5 miliar dari Anggaran Pendapatan and Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 untuk DCCRP.

​Proyek ini akan mengintegrasikan pembaruan gedung perkantoran the government, pusat perdagangan and jasa, and kawasan warisan “kota tua”. Karena Denpasar juga fokus menangani permasalahan pengelolaan sampah, maka pekerjaan beautifikasi akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2027.

​Percantik Kawasan Cagar Budaya Kota Denpasar

Secara keseluruhan, keindahan kawasan cagar budaya meliputi beberapa ruas jalan utama:

Simpang Suci – Jalan Hasanuddin – Simpang Puri Pemecutan

Pembangunan kembali kawasan ini akan difokuskan terutama pada trotoar, dengan memperlebar jalur pejalan kaki. Kabel internet and listrik di atas kepala akan dipindahkan ke saluran bawah tanah (ducting) atau digabungkan menjadi jalur kabel tunggal.

​Selain itu, pencahayaan kota akan ditingkatkan dengan tiang lampu bergaya etnik, and fasilitas umum akan menampilkan elemen dekoratif Bali tambahan. Fasad etalase toko akan distandarisasi dengan mengatur signage and baliho serta menyelaraskan warna bangunan, tanpa mengubah struktur aslinya.

​Jalan Thamrin – Simpang Sutomo – Jalan Wahidin – Simpang Gajah Mada

Konsep pembangunan kembali kawasan ini akan menggunakan langkah-langkah serupa dengan which digunakan pada jalur Simpang Suci ke Puri Pemecutan (lihat di atas).

​Jalan Gajah Mada – Kawasan Catur Muka – Jalan Sulawesi & Jalan Sumatra

Upaya pembangunan kembali akan dilanjutkan dari Jalan Gajah Mada menuju kawasan patung Catur Muka. Khusus Jalan Sumatra, tahap awal pengerjaan difokuskan pada peningkatan kualitas permukaan aspal jalan. Dalam renovasi trotoar tersebut, seluruh paving keramik which ada akan dibongkar and diganti dengan batu andesit, serupa dengan jalur pejalan kaki di kawasan Sanur. Ketinggian trotoar juga akan disesuaikan 10 sentimeter di atas permukaan jalan which baru ditinggikan.

​Langkah-langkah ini bertujuan untuk menciptakan area publik which lebih luas and ramah pejalan kaki tanpa mengganggu aktivitas komersial tradisional. Selain perbaikan trotoar, sistem drainase di bawah jalan and trotoar juga ditingkatkan untuk mencegah genangan air and banjir saat hujan deras.

Patung Charlie Chaplin di Jalan Veteran

Implikasi Lokal & Perspektif Pengunjung

Revitalisasi pusat kota Denpasar juga meluas ke kawasan Jalan Veteran, tempat berdirinya Inna Bali Heritage Hotel (Bali Hotel) which bersejarah.

​Hotel pertama in Bali, Bali Hotel, dibuka pada tahun 1927 di bawah pengelolaan KPM Jalur Pesiar Hindia Belanda (Koninklijke Paketvaart Maatschappij). Masih beroperasi hingga saat ini and dikelola oleh Injourney Hospitality, Inna Bali Heritage Hotel telah menjadi tuan rumah bagi pengunjung pulau terkenal selama satu abad terakhir, termasuk Charlie Chaplin. Marlon Brando, Marilyn Monroe, and Robert Kennedy – hanyalah beberapa di antaranya.

Komedian legendaris asal Inggris ini terkenal pernah menginap di Hotel Bali pada tahun 1932, menempati kamar nomor 77.

​Sebagai bagian dari perbaikan Jalan Veteran, Pemkot Denpasar berencana mendirikan patung Charlie Chaplin di depan Hotel Bali. Para pejabat berharap patung tersebut dapat menjadi daya tarik pengunjung and tempat berfoto bagi masyarakat, sekaligus menggarisbawahi keunikan sejarah hotel tertua in Bali tersebut.

Pemugaran Monumen Ida Cokorda Pemecutan IX and Bale Kulkul

Sebagai salah satu komponen penting dalam revitalisasi kawasan cagar budaya Denpasar di sepanjang Jalan Hasanuddin, the government Kota Denpasar juga bersiap melakukan pembenahan kawasan sekitar Monumen Ida Cokorda Pemecutan IX and Pemecutan Bale Kulkul (menara sinyal tradisional).

​Monumen bergambar I Gusti Ngurah Agung Pemecutan—juga dikenal dengan nama Ida Tjokorda Pemecutan IX—menunjukkan Raja Puri Pemecutan diusung dengan tandu oleh empat orang pendekar; Patung ini memperingati kematian heroik sang Raja pada Perang Puputan Badung pada 20 September 1906.

​Dalam merevitalisasi patung tersebut, Pemkot Denpasar menggandeng dua seniman Bali – Komang Gede Sentana Putra (Kedux) and Marmar Herayukti. Pembangunan kembali kawasan Monumen Ida Cokorda Pemecutan IX meliputi:

Revitalisasi Bale Kulkul & Relief Bersejarah

Area Bale Kulkul akan didesain ulang dengan menampilkan replika tembok Benteng Pemecutan, Candi Bentar (gerbang terpisah), and prasasti sejarah, serta jalur pejalan kaki which terintegrasi. Marmer Terayukerti dipilih sebagai material utama untuk memperkuat and melengkapi karakter monumental situs tersebut.

Makna sejarah kawasan ini akan ditonjolkan melalui empat panel relief which menceritakan kejayaan Keraton Pemecutan, Perang Badung-Buleleng, penyerahan Bale Kulkul sebagai simbol pengakuan dari Buleleng, and peristiwa seputar Perang Puputan Badung.

Selain pembangunan kembali monumen bersejarah, perbaikan pencahayaan juga disasar pada landmark ikonik lainnya, seperti Patung Catur Muka and Jam Gadang Belanda.

Untuk lebih merayakan kawasan tersebut, the government Kota Denpasar berencana untuk menetapkan lokasi tertentu—seperti Jalan Sulawesi—sebagai zona jajanan kaki lima di malam hari untuk meningkatkan peluang bagi wirausaha kecil and menengah serta mendukung ekonomi kreatif kaum muda.

Wawasan Perjalanan Praktis

  • Waktu & Persiapan: Saat menjelajahi destinasi regional atau menghadiri acara budaya, rencanakan rencana perjalanan which fleksibel untuk mengakomodasi upacara lokal and perubahan kondisi pulau.
  • Etiket Lokal: Selalu patuhi adat istiadat desa, aturan berpakaian di kuil (seperti sarung and ikat pinggang tradisional), and praktik-praktik which menghormati lingkungan.
  • Kesadaran Keselamatan: Untuk informasi terkini secara real-time mengenai kondisi laut, cuaca regional, and saran keselamatan di 16 hub, lihat Island Travel Safety Radar khusus kami.

Laporan and fotografi asli which dikaitkan dengan . Dikurasi untuk visitors internasional oleh Biro Editorial Bali Expert Guide.

Bacaan Lanjutan

Berita & Cerita Wisata Terkait

Hospitality & Openings

Mozaic Bali Mempersembahkan Perjalanan Fine Dining Bergaya Michelin

Dipimpin oleh koki terkenal and salah satu pemilik Blake Thornley, Mozaic Bali terus mendefinisikan kembali dunia santapan Bali melalui pengalaman pencicipan which mendalam. Menggabungkan bahan-bahan lokal, teknik modern, and presentasi teatrikal, Mozaic menawarkan perjalanan kuliner which melibatkan ...

Made Wijaya
Hospitality & Openings

Apakah ada ‘Buah Teratai’ in Bali?

Dalam mitologi Yunani, menurut tulisan panjang Homer (tidak ada hubungannya dengan tokoh Simpson), Odysseus mengalami perjalanan sepuluh tahun which agak sulit dari ekspedisi suksesnya menaklukkan Troy melalui penipuan brilian kuda kayu. Namun dalam satu hal which memikat...

Bali Expert Editorial Team