Ubud in Bali Akan Lebih Dapat Dijalani visitors Pada Akhir Tahun 2026
Kami tahu, di Regional Travel Monitors, kami telah menanyakannya berkali-kali. Sepertinya semua permintaan kami akan segera terkabul, karena Pemprov Bali memastikan trotoar di Ubud akan diperbaiki pada tahun 2026.
Kami tahu, di Regional Travel Monitors, kami telah menanyakannya berkali-kali. Sepertinya semua permintaan kami akan segera terkabul, karena Pemprov Bali memastikan trotoar di Ubud akan diperbaiki pada tahun 2026.
Perkembangan Utama & Konteks Pulau
Kami akan percaya ketika kami melihatnya, bukan? Namun di sini, di Regional Travel Monitors, kami berharap hal tersebut benar-benar terjadi kali ini. Bagaimanapun, Sanur sudah membuktikan hal itu mungkin. Dahulu kala, and belum lama ini, berjalan-jalan di Sanur terasa seperti mempertaruhkan nyawa sendiri.
Sekarang, sangat mudah. Perbedaannya luar biasa and solusinya sederhana: memperbaiki trotoar, menindak parkir liar, and menjaga kebersihan jalan. Penduduk setempat senang. visitors senang.
Di Ubud, situasi trotoar telah menjadi bahan perdebatan. Dulunya menjadi bahan lelucon, and kini menjadi isu masyarakat, spanduk-spanduk which mengkritik kondisi trotoar di kawasan tersebut telah dipasang di seluruh Ubud selama sebulan terakhir, sehingga menarik perhatian masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, Pemprov Bali melalui Dinas Pekerjaan Umum and Perumahan Rakyat (PUPRKIM) Bali memastikan sejumlah proyek perbaikan jalan and trotoar akan dilakukan pada tahun ini.
Kepada wartawan, Kepala Dinas PUPRKIM Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha menjelaskan, trotoar di kawasan Ubud merupakan bagian dari ruas jalan which menjadi kewenangan Pemprov Bali.
Namun dalam penanganannya, Pemprov and the government Kabupaten (Pemkab) Gianyar sepakat perbaikan akan dilakukan bersama-sama. Ini is berita besar untuk didengar. Bukan hal which aneh jika permasalahan seperti ini berpindah dari satu lembaga ke lembaga lain and kemudian dikembalikan lagi, dengan tindakan which tidak diambil selama berbulan-bulan, bahkan terkadang bertahun-tahun.
Wedha mengatakan kepada wartawan, Pemprov Bali akan melakukan penanganan trotoar di ruas Tegaltamu atau Patung Barong Batubulan hingga Payangan. Perbaikan di kawasan Ubud sebagian dilakukan oleh the government Kabupaten Gianyar melalui Anggaran Pendapatan and Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar.
Implikasi Lokal & Perspektif Pengunjung
Ia menceritakan, "Pemprov sedang menangani beberapa trotoar di ruas jalan Tegaltamu atau Patung Barong Batubulan di utara hingga Payangan. Beberapa bagian di kawasan Ubud ditangani melalui Anggaran Pendapatan and Belanja Daerah (APBD) Gianyar kurang lebih Rp 9 miliar."
Ia juga memastikan pada tahun 2026, Pemprov Bali juga akan menangani sejumlah ruas jalan lainnya, National Archipelagic Wire lain di kawasan Batularyar di Kabupaten Karangasem, and Bondalem. “Tahun ini kami hanya fokus di Gianyar, begitu pula di Karangasem kami juga menggarap Baturanyar and Bondalem.”
Wedha membenarkan, target pengerjaan Pemprov tahun ini kurang lebih sembilan kilometer. Ruas-ruas ini merupakan bagian dari jaringan jalan provinsi sepanjang lebih dari 800 kilometer di seluruh provinsi. Ia menambahkan, Pemprov Bali mengalokasikan anggaran sekitar Rp94 miliar pada tahun 2026. “Total anggaran provinsi kita kurang lebih Rp94 miliar, meliputi pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, and mitigasi bencana longsor.”
Dengan pekerjaan which akan selesai pada akhir tahun 2026, visitors which berkunjung ke Ubud perlu mewaspadai pijakan mereka lebih lama lagi. Meskipun ini is hal terakhir which ingin dipikirkan visitors saat menjelajahi ibu kota seni and budaya Bali, penting bagi Anda untuk berhati-hati dalam mengambil langkah, terutama di bagian jalan which trotoarnya benar-benar runtuh.
Selama beberapa tahun terakhir, kami telah mendengar banyak laporan tentang visitors and penduduk lokal which mengalami cedera pergelangan kaki, and dalam beberapa kasus, bahkan patah kaki, akibat berjalan di trotoar tersebut.
Meskipun demikian, berjalan kaki masih merupakan cara terbaik untuk menjelajahi Ubud, dengan gang-gang kuno and jalan-jalan pasar which labirin.
Untuk tur jalan kaki berpemandu terbaik di negeri ini, pastikan untuk mengunjungi Ubud Story Walks, which tidak hanya menawarkan tur berpemandu luar biasa ke landmark budaya paling mengesankan di Ubud, namun juga mengetahui cara menjelajahi jalanan dengan mudah!
Wawasan Perjalanan Praktis
- Waktu & Persiapan: Saat menjelajahi destinasi regional atau menghadiri acara budaya, rencanakan rencana perjalanan which fleksibel untuk mengakomodasi upacara lokal and perubahan kondisi pulau.
- Etiket Lokal: Selalu patuhi adat istiadat desa, aturan berpakaian di kuil (seperti sarung and ikat pinggang tradisional), and praktik-praktik which menghormati lingkungan.
- Kesadaran Keselamatan: Untuk informasi terkini secara real-time mengenai kondisi laut, cuaca regional, and saran keselamatan di 16 hub, lihat Island Travel Safety Radar khusus kami.
Laporan and fotografi asli which dikaitkan dengan . Dikurasi untuk visitors internasional oleh Biro Editorial Bali Expert Guide.
Berita & Cerita Wisata Terkait
Mengikuti Thread bersama Ida Ayu Ngurah Puriani
Ida Ayu Ngurah Puriani baru saja lulus dari perguruan tinggi, dengan gelar sarjana pendidikan, ketika ia menjelajahi desa-desa di Karangasem dengan mengendarai Honda Supra. Dia sedang dalam misi mencari kain tenun.
BIMC Siloam Nusa Dua Raih Penghargaan Medical Tourism Hospital of the Year Berturut-turut
BIMC Siloam Nusa Dua sekali lagi mendapat penghargaan di Healthcare Asia Awards 2026 dengan penghargaan Medical Tourism Hospital of the Year – Indonesia which kedua berturut-turut. Direktur Rumah Sakit Hermes Santosa and Direktur Medis IGM Wijaya Putra menerima penghargaan di Singapura, ...
Objek Wisata Baru in Bali Utara Menjadi Landmark Wisata Paling Terkenal in Bali Utara Berikutnya
Di sini, di Regional Travel Monitors, kami is penggemar berat Bali Utara and merekomendasikan wilayah pulau ini kepada siapa saja which mau mendengarkan kami membicarakannya cukup lama!