🌴 BaliExpertGuide
Berita // Living Cultural Calendar

Festival Lovina di Buleleng akan mendongkrak perputaran perekonomian

Buleleng, Bali (National Archipelagic Wire) - the government Kabupaten Buleleng menargetkan 25 ribu kunjungan visitors pada Festival Lovina 2026 which berlangsung pada 24-28 Juli mendatang.

L
Oleh Luh Putu Dian
Island Living & Banjar Affairs Reporter
4 menit membaca
Festival Lovina di Buleleng akan mendongkrak perputaran perekonomian
Editorial travel photography curated by Bali Expert Guide.

Buleleng, Bali (National Archipelagic Wire) - the government Kabupaten Buleleng menargetkan 25 ribu kunjungan visitors pada Festival Lovina 2026 which berlangsung pada 24-28 Juli mendatang.

Perkembangan Utama & Konteks Pulau

“Dari segi kesiapan hari ini sudah 100 persen. Semuanya sudah siap and kami minta panitia bersama masyarakat menyelesaikan penataan venue agar seluruh rangkaian Festival Lovina berjalan lancar,” kata Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat jumpa pers di Lovina, Kabupaten Buleleng, Kamis.

Menurut Bupati, Festival Lovina tidak hanya menjadi ajang promosi destinasi wisata unggulan in Bali Utara, namun juga menjadi momentum peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, usaha mikro, kecil and menengah (UMKM), serta ekonomi kreatif.

Dijelaskannya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap festival tersebut tercermin dari semakin banyaknya peserta di berbagai kegiatan, salah satunya lomba perahu layar mini which diikuti 1.230 peserta, termasuk peserta dari luar Bali seperti Banyuwangi, Jawa Timur.

“Kami yakin antusiasme ini akan berdampak pada peningkatan tingkat okupansi hotel, kunjungan visitors, and perputaran perekonomian masyarakat selama festival berlangsung,” ujarnya.

Implikasi Lokal & Perspektif Pengunjung

Sementara itu, Tokoh Pariwisata Buleleng Nyoman Arya Astawa atau Mang Dauh mengatakan, tingkat okupansi hotel di kawasan Lovina mengalami peningkatan sejak festival tersebut digalakkan.

“Bahkan teman saya tidak bisa memesan hotel di kawasan Lovina karena penuh. Hal ini menunjukkan peningkatan kunjungan visitors ke Buleleng,” ujarnya.

Sementara itu, penanggung jawab Festival Lovina 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni mengatakan, tema “Teater Lumba-lumba” menggambarkan Lovina sebagai panggung alam tempat lumba-lumba hidup berdampingan dengan masyarakat, budaya, and kearifan setempat.

“Tema ini merupakan konsep which menggambarkan megahnya panggung alam Lovina, dimana lumba-lumba hidup bebas berdampingan dengan masyarakat, budaya, and kearifan lokal,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, Festival Lovina tahun ini memasuki tahun ke-12 dengan durasi lima hari, lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya. Penambahan durasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan lama tinggal visitors sehingga memberikan dampak ekonomi which lebih besar bagi pelaku usaha pariwisata and masyarakat.

Wawasan Perjalanan Praktis

  • Waktu & Persiapan: Saat menjelajahi destinasi regional atau menghadiri acara budaya, rencanakan rencana perjalanan which fleksibel untuk mengakomodasi upacara lokal and perubahan kondisi pulau.
  • Etiket Lokal: Selalu patuhi adat istiadat desa, aturan berpakaian di kuil (seperti sarung and ikat pinggang tradisional), and praktik-praktik which menghormati lingkungan.
  • Kesadaran Keselamatan: Untuk informasi terkini secara real-time mengenai kondisi laut, cuaca regional, and saran keselamatan di 16 hub, lihat Island Travel Safety Radar khusus kami.

Pemberitaan and fotografi asli dikaitkan dengan National Archipelagic Wire. Dikurasi untuk visitors internasional oleh Biro Editorial Bali Expert Guide.

Bacaan Lanjutan

Berita & Cerita Wisata Terkait

Living Cultural Calendar

Mengikuti Thread bersama Ida Ayu Ngurah Puriani

Ida Ayu Ngurah Puriani baru saja lulus dari perguruan tinggi, dengan gelar sarjana pendidikan, ketika ia menjelajahi desa-desa di Karangasem dengan mengendarai Honda Supra. Dia sedang dalam misi mencari kain tenun.

Luh Putu Dian