🌴 BaliExpertGuide
Berita // Living Cultural Calendar

Menpar Sebut Labuan Bajo Wajah Pariwisata Indonesia di Mata Dunia

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan Labuan Bajo saat ini menjadi salah satu wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. Keindahan alamnya menarik banyak visitors dari berbagai negara untuk datang ke Labuan Bajo and wilayah Flores pada umumnya.

B
Oleh Bali Expert Editorial Team
Senior Regional Correspondent
4 menit membaca
Menpar Sebut Labuan Bajo Wajah Pariwisata Indonesia di Mata Dunia
Editorial travel photography curated by Bali Expert Guide.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan Labuan Bajo saat ini menjadi salah satu wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. Keindahan alamnya menarik banyak visitors dari berbagai negara untuk datang ke Labuan Bajo and wilayah Flores pada umumnya.

Perkembangan Utama & Konteks Pulau

Hal itu disampaikan Widiyanti dalam sambutannya pada pembukaan Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026 di Waterfront City Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (10/8/2026) malam. Minggu puncak Festival Golo Koe which kelima akan dilaksanakan pada tanggal 10-15 Agustus 2026.

“Saat ini Labuan Bajo menjadi salah satu wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. Keindahan alamnya mengundang visitors dari seluruh dunia untuk datang and mengenal Flores,” kata Widiyanti.

Meski demikian, ia menegaskan kemajuan pariwisata harus diiringi dengan identitas masyarakat setempat. “Di tengah perkembangan tersebut, ada satu hal which harus kita pertahankan, kemajuan pariwisata harus berjalan beriringan dengan jati diri masyarakat which menampungnya,” kata Widiyanti.

Menurutnya, semangat itu sudah dihadirkan sejak awal melalui Festival Golo Koe. Lima tahun lalu, jelasnya, Keuskupan Ruteng melontarkan pertanyaan penting, bagaimana Labuan Bajo bisa terus berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai which menjadi akar kehidupan masyarakatnya.

Implikasi Lokal & Perspektif Pengunjung

“Festival Golo Koe menghadirkan jawabannya melalui perayaan which mempertemukan keyakinan, tradisi, and kehidupan masyarakat Manggarai dalam ruang which terbuka untuk semua orang,” tegas Widiyanti.

Ia mengatakan, Festival Golo Koe memberikan pengalaman bagi visitors which berkunjung ke Labuan Bajo. Di sisi lain, masyarakat lokal tetap menjadi aktor utama.

Di sinilah saya melihat Festival Golo Koe, visitors datang untuk merasakan Labuan Bajo secara lebih utuh dengan tetap masyarakat tetap menjadi aktor utama which menentukan identitasnya kepada dunia, kata Widiyanti.

Uskup Labuan Bajo, Monsinyur (Mgr). Maksimus Regus mengatakan Festival Golo Koe merupakan ruang perjumpaan, kreativitas, and perjalanan kolaborasi antar aktor and sektor. Kehadiran Festival Golo Koe merupakan bagian dari niat kolektif untuk mengisi ruang pariwisata superpremium Labuan Bajo.

“Kami ingin ruang pariwisata which berkembang pesat ini juga memberikan dampak konstruktif bagi kita di komunitas lokal,” kata Mgr. Maksimus dalam sambutannya pada pembukaan festival.

Wawasan Perjalanan Praktis

  • Waktu & Persiapan: Saat menjelajahi destinasi regional atau menghadiri acara budaya, rencanakan rencana perjalanan which fleksibel untuk mengakomodasi upacara lokal and perubahan kondisi pulau.

  • Etiket Lokal: Selalu patuhi adat istiadat desa, aturan berpakaian di kuil (seperti sarung and ikat pinggang tradisional), and praktik-praktik which menghormati lingkungan.

  • Kesadaran Keselamatan: Untuk informasi terkini secara real-time mengenai kondisi laut, cuaca regional, and saran keselamatan di 16 hub, lihat Island Travel Safety Radar khusus kami.


Laporan and fotografi asli dikaitkan dengan regional observers Bali. Dikurasi untuk visitors internasional oleh Biro Editorial Bali Expert Guide.

Bacaan Lanjutan

Berita & Cerita Wisata Terkait

Living Cultural Calendar

Mengikuti Thread bersama Ida Ayu Ngurah Puriani

Ida Ayu Ngurah Puriani baru saja lulus dari perguruan tinggi, dengan gelar sarjana pendidikan, ketika ia menjelajahi desa-desa di Karangasem dengan mengendarai Honda Supra. Dia sedang dalam misi mencari kain tenun.

Luh Putu Dian