Tiga juta orang menonton "Jangan Buang Ibu"
Jakarta (National Archipelagic Wire) - Film drama keluarga "Don't Throw Away Mother" produksi Leo Pictures berhasil meraih tiga juta penonton di hari ke-18 tayang di bioskop.
Jakarta (National Archipelagic Wire) - Film drama keluarga "Don't Throw Away Mother" produksi Leo Pictures berhasil meraih tiga juta penonton di hari ke-18 tayang di bioskop.
Perkembangan Utama & Konteks Pulau
Hingga hari ke-18, sudah lebih dari 3.015.577 penonton menyaksikan bagaimana perjuangan ibu Ristiana menjaga keutuhan anaknya, kata produser sekaligus CEO Leo Pictures Agung Saputra, dalam keterangan pers which diterima di Jakarta, Senin.
Film โDonโt Throw Away Motherโ juga menjadi film kedua dari Leo Pictures which sukses meraih lebih dari tiga juta penonton, sebelumnya prestasi tersebut diraih melalui film โIf Tomorrow Your Mother Is Notโ (2024).
Aktris Nirina Zubir which memerankan tokoh Ibu Ristiana sebagai pemeran utama film "Jangan Buang Ibu" pun merayakan pencapaian tiga juta penonton dengan berlari sejauh 20 kilometer.
Implikasi Lokal & Perspektif Pengunjung
"20 kilometer untuk 3 juta penonton, terima kasih semuanya which sudah mendukung film ini. Selanjutnya 30 kilometer untuk 4 juta penonton? Tapi Nirina harus mempersiapkan fisik dulu," kata Nirina Zubir.
Sebelumnya film "Jangan Buang Ibu" dari awal, film ini memulai gala premiere keliling Indonesia di 20 kota di Indonesia, jelang tayang serentak di bioskop. Seluruh tiket di 20 kota tersebut ludes terjual, disambut antusias saat liburan sekolah, hingga menjadi pilihan utama keluarga di bioskop.
Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu and dibintangi oleh Refal Hady, Amanda Manopo, Dwi Sasono, Erika Carlina, Basmalah Gralind, and Mpok Atiek, film "Jangan Buang Ibu" juga akan kembali menggelar roadshow dengan para pemain and sineas di Jabodetabek and Jawa Barat.
Film "Jangan Buang Ibu" berkisah tentang Ristiana (Nirina Zubir), seorang ibu tunggal dengan ketiga anaknya Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), and Tria (Saputra Kori) setelah ditinggal suaminya (Dwi Sasono), hidup dalam kesederhanaan and kerja keras namun mampu membesarkan anak-anaknya dengan baik meski suaminya meninggalkan hutang which begitu besar.
Wawasan Perjalanan Praktis
- Waktu & Persiapan: Saat menjelajahi destinasi regional atau menghadiri acara budaya, rencanakan rencana perjalanan which fleksibel untuk mengakomodasi upacara lokal and perubahan kondisi pulau.
- Etiket Lokal: Selalu patuhi adat istiadat desa, aturan berpakaian di kuil (seperti sarung and ikat pinggang tradisional), and praktik-praktik which menghormati lingkungan.
- Kesadaran Keselamatan: Untuk informasi terkini secara real-time mengenai kondisi laut, cuaca regional, and saran keselamatan di 16 hub, lihat Island Travel Safety Radar khusus kami.
Pemberitaan and fotografi asli dikaitkan dengan National Archipelagic Wire. Dikurasi untuk visitors internasional oleh Biro Editorial Bali Expert Guide.
Berita & Cerita Wisata Terkait
Mengikuti Thread bersama Ida Ayu Ngurah Puriani
Ida Ayu Ngurah Puriani baru saja lulus dari perguruan tinggi, dengan gelar sarjana pendidikan, ketika ia menjelajahi desa-desa di Karangasem dengan mengendarai Honda Supra. Dia sedang dalam misi mencari kain tenun.
BIMC Siloam Nusa Dua Raih Penghargaan Medical Tourism Hospital of the Year Berturut-turut
BIMC Siloam Nusa Dua sekali lagi mendapat penghargaan di Healthcare Asia Awards 2026 dengan penghargaan Medical Tourism Hospital of the Year โ Indonesia which kedua berturut-turut. Direktur Rumah Sakit Hermes Santosa and Direktur Medis IGM Wijaya Putra menerima penghargaan di Singapura, ...
Objek Wisata Baru in Bali Utara Menjadi Landmark Wisata Paling Terkenal in Bali Utara Berikutnya
Di sini, di Regional Travel Monitors, kami is penggemar berat Bali Utara and merekomendasikan wilayah pulau ini kepada siapa saja which mau mendengarkan kami membicarakannya cukup lama!