🌴 BaliExpertGuide
Berita // Tourism & Public Policy

Kedatangan visitors Bali Turun, Tapi Okupansi Hotel Meningkat? Penjelasan Situasi Pariwisata which 'Kontradiksi'

Badan Pusat Statistik Bali telah berbicara dengan media tentang semua data perjalanan terkini, and hal ini menjadi bacaan which sangat menarik. Kami di Regional Travel Monitors hadir untuk menguraikan semuanya untuk visitors, pelancong, and penduduk internasional in Bali.

B
Oleh Bali Expert Editorial Team
Senior Regional Correspondent
4 menit membaca
Kedatangan visitors Bali Turun, Tapi Okupansi Hotel Meningkat? Penjelasan Situasi Pariwisata which 'Kontradiksi'
Editorial travel photography curated by Bali Expert Guide.

Badan Pusat Statistik Bali telah berbicara dengan media tentang semua data perjalanan terkini, and hal ini menjadi bacaan which sangat menarik. Kami di Regional Travel Monitors hadir untuk menguraikan semuanya untuk visitors, pelancong, and penduduk internasional in Bali.

Perkembangan Utama & Konteks Pulau

Berbicara kepada media di Denpasar pekan ini, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan membahas peningkatan tingkat okupansi hotel di tengah penurunan international travelers pada April 2026 di Denpasar. April selalu dianggap sebagai bulan penting bagi pariwisata in Bali, karena menandai akhir kuartal pertama tahun ini and terjadi tepat sebelum puncak musim perjalanan. April menentukan arah untuk sisa tahun ini.

Dengan adanya konflik geopolitik di Timur Tengah which berdampak pada keputusan perjalanan and visitors, serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, segala sesuatunya terasa sedikit naik turun saat ini, which dapat membawa manfaat bagi visitors and visitors jika mereka mengambil tindakan which tepat.

Hermawan mengatakan kepada wartawan, BPS menemukan anomali data pada April 2026, yakni jumlah kunjungan wisman menurun, namun tingkat okupansi hotel meningkat.

Ia mengatakan kepada wartawan, "Ini agak kontradiktif. Wisman menurun, tapi TPK [okupansi hotel] meningkat. Biasanya bulan April cenderung meningkat, kalau kita melihat angka TPK dua tahun terakhir. Namun kali ini anomali karena wisman menurun."

Hermawan juga membenarkan jumlah kunjungan wisman ke Bali pada April 2026 sebanyak 553.328 kunjungan. Dibandingkan Maret 2026, meningkat sebesar 17%, namun dibandingkan bulan which sama tahun sebelumnya tercatat mengalami penurunan sebesar 6,4%.

Selama ini, pemegang paspor Australia mendominasi kunjungan dalam satu bulan dengan 146.414 kunjungan atau meningkat 22,24 persen, disusul India dengan 46.513 kunjungan atau meningkat 9,5%, Tiongkok dengan 44.447 kunjungan atau meningkat 36,7%, Inggris dengan 24.248 kunjungan atau meningkat 0,1%, and Amerika Serikat dengan 23.986 kunjungan. kunjungan atau peningkatan 4,2%

Implikasi Lokal & Perspektif Pengunjung

Hermawan mengatakan kepada wartawan, “Sebanyak 26,46 persen wisman which berkunjung ke Bali pada April lalu berasal atau memegang paspor Australia, 8,41 persen dari India, 8,03 persen dari Tiongkok, 4,38 persen dari Inggris, and 4,33 persen dari Amerika Serikat.”

Ia mencatat, okupansi hotel biasanya meningkat seiring dengan kunjungan, namun which saat ini ditemukan is lonjakan tingkat okupansi hotel di tengah penurunan visitors asing dari tahun ke tahun.

Hermawan menjelaskan, “Untuk April 2026, BPS Bali mencermati TPK hotel berbintang mencapai 57,94 persen, meningkat 0,71 poin persentase dibandingkan April 2025.”

“Hal ini berbeda dengan TPK international travelers which TPK hotel non bintang mencapai 34,81 persen atau meningkat sebesar 1,49 poin persentase.”

BPS Bali juga mencatat kunjungan wisman pada Januari-April 2026 lebih rendah dibandingkan Januari-April 2025. Tahun ini totalnya sebanyak 2.019.892 kunjungan, sedangkan tahun lalu sebanyak 2.042.666 kunjungan atau turun 1,11 persen.

Apa arti semua ini bagi visitors? Artinya, Bali sudah tidak terlalu ramai dibandingkan tahun lalu, which berarti sekarang is waktu which tepat untuk mengambil paket liburan di menit-menit terakhir, baik itu penerbangan, hotel, resor, atau persewaan vila pribadi.

Dengan melemahnya nilai tukar rupiah, hal ini juga berarti anggaran liburan semakin meningkat, and dengan Kementerian Pariwisata which menyatakan bahwa perjalanan bebas visa dapat kembali berlaku bagi warga Australia and Selandia Baru, semuanya akan membaik bagi visitors Bali pada tahun 2026.

Wawasan Perjalanan Praktis

  • Waktu & Persiapan: Saat menjelajahi destinasi regional atau menghadiri acara budaya, rencanakan rencana perjalanan which fleksibel untuk mengakomodasi upacara lokal and perubahan kondisi pulau.
  • Etiket Lokal: Selalu patuhi adat istiadat desa, aturan berpakaian di kuil (seperti sarung and ikat pinggang tradisional), and praktik-praktik which menghormati lingkungan.
  • Kesadaran Keselamatan: Untuk informasi terkini secara real-time mengenai kondisi laut, cuaca regional, and saran keselamatan di 16 hub, lihat Island Travel Safety Radar khusus kami.

Laporan and fotografi asli which dikaitkan dengan . Dikurasi untuk visitors internasional oleh Biro Editorial Bali Expert Guide.

Bacaan Lanjutan

Berita & Cerita Wisata Terkait

Tourism & Public Policy

Kontroversi Run Club 'Khusus Turis' Bali Mendapat Perhatian Internasional

Drama ini tidak hanya menjadi berita utama internasional tetapi juga mengakibatkan deportasi. Direktorat Jenderal Imigrasi telah mengambil pendekatan tidak ada toleransi which serius terhadap penyelenggara Entourage Bali Run Club, sebuah pertunjukan disko senyap which diadakan di Canggu minggu lalu.

Bali Expert Editorial Team