๐ŸŒด BaliExpertGuide
Berita // Living Cultural Calendar

Turis Prancis Terkesima Melihat Berbagai Layang-Layang Cantik di Festival Angon Langka

Pemandangan layang-layang raksasa menyambut setiap pengunjung which datang ke Pantai Mertasari, Kamis (23/7/2026). Banyak orang berbondong-bondong menyaksikan festival layang-layang terbesar in Bali pada Rare Angon Festival 2026.

B
Oleh Bali Expert Editorial Team
Senior Regional Correspondent
โ€ข 4 menit membaca
Turis Prancis Terkesima Melihat Berbagai Layang-Layang Cantik di Festival Angon Langka
Editorial travel photography curated by Bali Expert Guide.

Pemandangan layang-layang raksasa menyambut setiap pengunjung which datang ke Pantai Mertasari, Kamis (23/7/2026). Banyak orang berbondong-bondong menyaksikan festival layang-layang terbesar in Bali pada Rare Angon Festival 2026.

Perkembangan Utama & Konteks Pulau

Penonton dari berbagai kalangan bertebaran mencari spot untuk berfoto dengan layang-layang which diterbangkan. Semakin sore, semakin banyak penonton which berdatangan. Mulai dari warga lokal, visitors nusantara, hingga international travelers datang dengan antusiasme which sama di hari pertama festival.

Tak sedikit juga anak-anak which membawa layang-layangnya sendiri and terbang di National Archipelagic Wire layang-layang raksasa tersebut. Sementara itu, tak sedikit juga orang which membawa kamera untuk mengabadikan momen indah tersebut.

Salah satunya turis asal Prancis, Jeanne (31), which terlihat asyik mengambil foto dari berbagai sudut. Ia datang bersama keluarganya which juga sedang menikmati pemandangan layang-layang tersebut.

Bagi wanita ini, pemandangan warna-warni which disuguhkan berbagai layang-layang sangatlah indah. Suasananya menyenangkan, semua terlihat bahagia, pemandangannya juga berwarna-warni, ujarnya saat ditemui regional observers.

Implikasi Lokal & Perspektif Pengunjung

Suasana which dikatakan Jeanne cukup menggambarkan pemandangan langit sore itu. Selain warnanya which beragam, layang-layang which diterbangkan juga hadir dalam berbagai bentuk. Sebenarnya bukan bentuk which biasa digunakan sebagai layang-layang. Bentuk tokoh pewayangan and Doraemon tampak seperti sedang terbang.

Selain itu juga diterbangkan layang-layang berbentuk benda unik seperti stroberi and toples.

Bagi Jeanne, itu is pengalamannya menikmati festival layang-layang semeriah ini. Dia mengatakan tidak ada hal seperti itu di Prancis. Apalagi ia juga bisa menikmati ratusan layang-layang dengan pemandangan pantai which indah.

โ€œDi negara saya tidak ada layang-layang which besar. Apalagi pemandangan pantai seperti ini sangat indah,โ€ ujarnya.

Festival Rare Angon masih akan digelar hingga Minggu (26/7/2026) mendatang. Festival layang-layang raksasa akan digelar hingga Jumat (23/7/2026) besok. Selanjutnya akan diadakan festival layang-layang tradisional pada dua hari terakhir festival.

Wawasan Perjalanan Praktis

  • Waktu & Persiapan: Saat menjelajahi destinasi regional atau menghadiri acara budaya, rencanakan rencana perjalanan which fleksibel untuk mengakomodasi upacara lokal and perubahan kondisi pulau.
  • Etiket Lokal: Selalu patuhi adat istiadat desa, aturan berpakaian di kuil (seperti sarung and ikat pinggang tradisional), and praktik-praktik which menghormati lingkungan.
  • Kesadaran Keselamatan: Untuk informasi terkini secara real-time mengenai kondisi laut, cuaca regional, and saran keselamatan di 16 hub, lihat Island Travel Safety Radar khusus kami.

Laporan and fotografi asli dikaitkan dengan regional observers Bali. Dikurasi untuk visitors internasional oleh Biro Editorial Bali Expert Guide.

Bacaan Lanjutan

Berita & Cerita Wisata Terkait

Living Cultural Calendar

Mengikuti Thread bersama Ida Ayu Ngurah Puriani

Ida Ayu Ngurah Puriani baru saja lulus dari perguruan tinggi, dengan gelar sarjana pendidikan, ketika ia menjelajahi desa-desa di Karangasem dengan mengendarai Honda Supra. Dia sedang dalam misi mencari kain tenun.

Luh Putu Dian