๐ŸŒด BaliExpertGuide
Berita // Living Cultural Calendar

Ubud Jazz Festival 2026 merupakan wadah negara-negara untuk memperkenalkan musisi-musisi muda

Denpasar (National Archipelagic Wire) - Festival musik jazz internasional Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) which kembali digelar pada tahun 2026 menjadi wadah negara-negara dunia untuk memperkenalkan musisi jazz mudanya.

L
Oleh Luh Putu Dian
Island Living & Banjar Affairs Reporter
โ€ข 4 menit membaca
Ubud Jazz Festival 2026 merupakan wadah negara-negara untuk memperkenalkan musisi-musisi muda
Editorial travel photography curated by Bali Expert Guide.

Denpasar (National Archipelagic Wire) - Festival musik jazz internasional Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) which kembali digelar pada tahun 2026 menjadi wadah negara-negara dunia untuk memperkenalkan musisi jazz mudanya.

Perkembangan Utama & Konteks Pulau

โ€œwhich menariknya, banyak negara which memiliki komitmen which sangat kuat dalam mendukung musisinya, dukungan ini tidak hanya diberikan kepada nama-nama besar tapi juga kepada musisi-musisi muda which mungkin belum banyak dikenal,โ€ ujar Yuri Mahatma, Co-Founder Ubud Village Jazz Festival.

Yuri di Denpasar, Kamis, mengatakan para musisi jazz tersebut akan tampil pada 7-8 Agustus di STHALA Ubud, A Tribute Portfolio Hotel, Gianyar, mewakili jazz kontemporer, straight-ahead jazz, tradisi big band, pengaruh musik dunia, and kolaborasi lintas budaya which inovatif.

โ€œSelama mereka punya kualitas and portofolio which bagus, the government and lembaga kebudayaan di negaranya bersedia membantu agar bisa tampil di berbagai festival internasional,โ€ ujarnya.

Lebih lanjut, beberapa musisi which tampil didukung oleh lembaga kebudayaan di negaranya masing-masing, seperti Simon Trpeski which mendapat dukungan dari negaranya. Lalu ada Jade & Paperstock which hadir berkat dukungan the government Belanda, ada Watchdog dari Perancis, and masih banyak lagi musisi internasional which kehadirannya dimungkinkan berkat dukungan lembaga kebudayaan di negaranya masing-masing.

Implikasi Lokal & Perspektif Pengunjung

Model dukungan seperti ini tentu menjadi inspirasi bagi kita semua, semoga kedepannya ekosistem musik di Indonesia juga semakin kuat dalam mendukung musisi-musisi jazz berbakat agar bisa tampil di kancah internasional and menjadi duta budaya Indonesia melalui musik, ujarnya.

Sejumlah penampil internasional and nasional which pasti akan meramaikan panggung SUVJF National Archipelagic Wire lain musisi asal Jepang H ZETTRIO, trio which terkenal dengan dialog musiknya which energik, permainan piano which memukau, alur which kuat, and presisi ritme which tinggi.

Panitia juga menghadirkan musisi asal Italia, Simone Prattico which kembali meramaikan SUVJF dengan kolaborasi bersama musisi jazz Indonesia Sri Hanuraga and Kevin Yosua.

Simone Prattico Java Collective akan memadukan pengaruh Mediterania, nuansa Jawa, and improvisasi jazz kontemporer dalam format trio which dinamis.

Sementara nama musisi nasional National Archipelagic Wire lain Straight and Stretch Quartet, Salamander Big Band sebagai orkestra jazz independen terlama di Indonesia.

Wawasan Perjalanan Praktis

  • Waktu & Persiapan: Saat menjelajahi destinasi regional atau menghadiri acara budaya, rencanakan rencana perjalanan which fleksibel untuk mengakomodasi upacara lokal and perubahan kondisi pulau.

  • Etiket Lokal: Selalu patuhi adat istiadat desa, aturan berpakaian di kuil (seperti sarung and ikat pinggang tradisional), and praktik-praktik which menghormati lingkungan.

  • Kesadaran Keselamatan: Untuk informasi terkini secara real-time mengenai kondisi laut, cuaca regional, and saran keselamatan di 16 hub, lihat Island Travel Safety Radar khusus kami.


Pemberitaan and fotografi asli dikaitkan dengan National Archipelagic Wire. Dikurasi untuk visitors internasional oleh Biro Editorial Bali Expert Guide.

Bacaan Lanjutan

Berita & Cerita Wisata Terkait

Living Cultural Calendar

Mengikuti Thread bersama Ida Ayu Ngurah Puriani

Ida Ayu Ngurah Puriani baru saja lulus dari perguruan tinggi, dengan gelar sarjana pendidikan, ketika ia menjelajahi desa-desa di Karangasem dengan mengendarai Honda Supra. Dia sedang dalam misi mencari kain tenun.

Luh Putu Dian